Blog Cinta Ilahi Rotating Header Image

January, 2014:

Struggle : Bertegas Dalam Ketaatan

Bismillahirrahmaanirrahiim.

Dalam ketaatan itu, perlu ada tegasnya dari diri kita. Biar nanti kita membuat Allah Ta'ala suka, bukan membuat syaitan suka! Credit Picture : http://iraqiguy.deviantart.com/

Dalam ketaatan itu, perlu ada tegasnya dari diri kita. Biar nanti kita membuat Allah Ta’ala suka, bukan membuat syaitan suka!
Credit Picture : http://iraqiguy.deviantart.com/

“Kalau ditanya padaku soal ketaatan kepada Allah, aku takut untuk memberi jawapannya. Kerana hidupku seluruhnya dalam pengetahuan Tuhanku.”

Mungkin pernah satu ketika hati kita terdetik mengenai amalan-amalan ketaatan yang kita lakukan serta kebaikan-kebaikan yang pernah, selalu dan bakal kita lakukan. Kita tertanya-tanya sendiri, cukupkah apa yang kita buat semua ini untuk meraih dan memancing redha Allah SWT? Cukupkah untuk membuat Tuan Punya Dunia meredhai kita?

Lalu kita dengan ikhtiar jasad dan jiwa kita sendiri, kita melakukan lebih banyak amalan seperti tiada kurang dan lebihnya dalam pengetahuan Allah SWT. Tujuan kita cuma satu! Mahu terasa kita bahagia dalam ketaatan kepada-Nya dan mahu kita merasa kita dekat kepada Allah SWT. Pernah atau tidak anda mengalami momen-momen seperti ini?

Saya pasti kita semua pernah.

Namun, dalam waktu-waktu bahagia dalam usaha-usaha untuk memperbaiki diri dan menambah amal-amal sedaya kemampuan kita, ada makhluk lain yang sentiasa mencari-cari peluang untuk merosakkan segala apa yang telah kita usahakan. Dan usaha makhluk yang lain tadi itu pula tidak mustahil akan melenyapkan dengan sekelip mata sekaligus membuatkan segala amal kita tidak bernilai di sisi Allah SWT dan boleh jadi seperti debu.

(more…)

Motivasi : Tebuslah Kehidupanmu

Bismillahirrahmaanirrahiim.

Jika kau sudah melakukan banyak hal-hal yang salah dimasa lalu, maka tebuslah kehidupanmu dimasa yang sekarang. Credit Picture : http://tinaapple.deviantart.com/

Jika kau sudah melakukan banyak hal-hal yang salah dimasa lalu, maka tebuslah kehidupanmu dimasa yang sekarang.
Credit Picture : http://tinaapple.deviantart.com/

Mungkin pada saat ini, ada hamba Allah Ta’ala yang menghitung-hitung diri untuk menjadi seorang hamba yang lebih baik mutlak kerana Allah Ta’ala. Dan mungkin saat ini, ada hamba Allah Ta’ala yang sendiri dalam bilik tidurnya berkira-kira sendiri, apakah Allah Ta’ala akan mengampunkan dosa-dosanya yang telah lampau.

Dan tidak mustahil, mungkin saat ini ada hamba Allah Ta’ala yang sedang menahan sebak dijiwa membawa diri menghadap-Nya dalam keadaan yang dirinya terasa malu yang amat, tidak kurang juga rasa takut. Bertanya-tanya sendiri; “apakah Allah Ta’ala akan pandang aku yang busuk ini?” Dan mungkin pada saat ini, ada orang yang sangat menyesali diri di sudut biliknya sehingga mengangkat wajah ke atas pun tidak sanggup asbab kerana malu.

Dan siapa tahu, mungkin juga saat ini ada orang sedang berdiri kemas di atas sejadah dengan airmata yang laju bercucuran menyembah Allah Ta’ala setelah belasan atau belasan tahun tidak pernah menunaikan solat. Namun digagahi juga asbab rindu yang menebal dan tidak tertampung lagi di dalam jiwa hatta malu tidak terkata rasanya kepada Tuhan.

Mereka semua ini bagi saya, adalah manusia-manusia kecintaan Tuhan!

“Allah akan beri peluang tak pada aku untuk diampuni?”
“Sentiasa, kawan.”
“Walaupun aku…”
“Walau sebesar gunung apapun dosa-dosa yang pernah manusia lakukan.”

“Aku malu pada Tuhan.”
“Malulah. Malu yang baik membawa diri dekat pada Tuhan.”
“Kau sanggup bantu aku?”
“Aku ada di sini sentiasa. Sehingga Tuhan panggil aku kepada-Nya.”

(more…)

Mungkin Kita Perlu Mencari Diri

Mungkin juga Allah sedang mengajarkan sesuatu..

Mungkin juga Allah sedang mengajarkan sesuatu..

Kadang-kadang mungkin pernah ada situasi dalam hidup;
“ya Allah, kenapa Kau tidak temukan aku di sini,
dengan orang-orang yang saling beringat dan saling mencintai-Mu.”

Malah dikelilingi dengan manusia-manusia yang kita santuni —
manusia yang bila kita bicara soal akhirat;
mata mereka tiada bersinar gembira mahu pun hiba,
mulut mereka tidak ringan untuk berkongsi mengenainya,
bahkan peringatan kerana Allah juga menjadi sesuatu yang salah.

Sehingga ada satu waktu kita terfikir;
“Allah, apakah Engkau telah membiarkan diriku ini?”
kerana merindukan akhowat yang saling mencinta kerana-Nya —
walhal di sini cinta itu tidak membenih bersama,
bahkan terasa makin layu menyembah dunia.

Mungkin juga Allah Ta’ala sedang membiarkan kita mengira waktu;
biar kita mencari diri yang seperti dulu —
dan satu masa nanti tersingkap tabir hikmah semuanya.

Ya Allah, jangan serahkan diriku ini padaku hatta sesaat waktu.

Suhana Amiril
1131 PM | 14012014