Blog Cinta Ilahi Rotating Header Image

October, 2011:

Tahu Seperti Tidak Tahu

Bismillah.

Keimanan dan Keyakinan kita terhadap Syurga dan Neraka adalah lemah~

Menyoroti perjalanan hidup, imbas kembali pengalaman yang ditimba sepanjang perjalanan meniti umur yang hari demi hari hidup di dunia semakin singkat. Terlalu banyak sudah perkara dan benda yang dahulunya kita tidak tahu, kini kita tahu. Perkara yang dahulunya kita tahu, dan kita makin tahu mengenainya.

Sejenak terkenang kata-kata seseorang, “Kita ni tahu banyak perkara mengenai suatu alam abadi yang akan kita tuju, tapi usaha kita atas perkara itu sangatlah persis orang yang tidak tahu mengenainya. Kasihan betul pada diri kita, kan.” Tuturnya sambil menggeleng-gelengkan kepala dan tertunduk melihat jari-jemarinya.

Apa ya sebenarnya yang menghalang antara,
perbuatan kita dan perkara yang kita ketahui itu?

Terkenang kata-kata salah seorang sahabat Baginda SAW ini,

“Aku takut. Jika pertama yang ditanyakan kepadaku kelak oleh Tuhanku adalah,
‘Apakah engkau amalkan apa yang sudah engkau ketahui?'”

– Abu Darda r.a

Limaadza laa nuthabbiq maa ta’allamnaahu?
Kenapa kita tidak amalkan apa yang kita sudah ketahui?

Monolog Sepi Dalam Hujan

Bismillah.

Sangat sakit bila kesakitan adakalanya tidak dapat diluahkan~

Kadang-kadang seseorang itu akan kuat pada pandangan manusia lain,
tapi tiada siapa tahu apa yang ada dalam hatinya.

Yang tahu segalanya apa yang terzahir dan tidak,
hanyalah ALLAh Ta’ala, Pencipta Yang Maha Agung.

Monolog Sepi Dalam Hujan

Aku melihat rintik demi rintik hujan yang turun,
mendungnya cuaca, semendung senandung dalam jiwa,
gelapnya awan, segelap rasa yang ditelan tidak diluah,
akhirnya menunggu saat dan ketika untuk dicurah.

Aku memandang kosong kanvas kehidupan,
kelmarin, sungguh ada yang menyakitkan jiwa,
tidak terperi lukanya hati yang ditusuk lagi dan lagi,
tapi aku tekad untuk menyembuhkannya,
walau aku masih dalam fasa berusaha untuk itu.

(more…)

Arrifni Nafsii | Kenalkan Aku Dengan Diriku

Bismillah.

Kredit kepada empunya Penangkap Gambar

Arrifni Nafsii = Kenalkan Aku Dengan Diriku

Di hadapan saya, lautan yang luas. Kelihatan tidak kurang sejauh 1 km ada kapal-kapal yang sedang belayar. Saya menunduk 80 darjah, kelihatan pula beberapa ekor ikan berenang ke sana ke mari dengan riangnya. Saya lemparkan keropok yang saya beli, mereka makan. Alhamdulillah, ada senyum dihati saya.

Saya mendongak ke langit. Awan kelihatan cantik, langit pula kelihatan biru yang mendamaikan jiwa. Ya, itu yang saya lihat. Tapi saya yakin, dari atas sana, saya juga sedang dilihat dan diperhatikan. Lalu saya perhatikan diri saya sendiri.

Saya kenal dengan benda-benda di sekelilingnya. Saya kenal dengan manusia-manusia lain selain diri saya; keluarga saya, sahabat saya, kawan-kawan dan manusia di sekeliling. Saya tahu membaca, saya tahu mengira, saya tahu menilai itu dan ini.

Tapi, adakah saya kenal, tahu dan menilai diri saya sendiri?
Mari sama-sama bertanya pada diri.

(more…)