Taubat Itu Masih Belum Terlambat

Bismillahirrahmaanirrahiim.

Jangan pernah merasa putus asa untuk bertaubat! Lakukan, ALLAh bersamamu. 🙂

Di saat ini, di keheningan malam yang sepi ini, bersama dengan desiran angin bisikan Tuhan, pasti ada seorang hamba ALLAh yang bersimpuh sujud memohon keampunan dan belas kasihan terhadapnya. Lantaran memikirkan dosa-dosa yang pernah dilakukan semasa hayat, maka manusia itu merasai kenikmatan kembali kepada fitrah-Nya. Fitrah seorang hamba. Tidak cukup dengan itu, segala apa yang disukai oleh ALLAh dilakukan, semata-mata untuk meraih pandangan rahmat ALLAh SWT.

Taubat. Taubat. Taubat.

Dan suatu tempat yang lain, terdapat manusia yang menyesali perbuatannya dan menangisi dosa-dosa. Ia berada di lorong gelap. Bersandar di dinding yang kotor. Sesekali tertunduk, mendongak dan terhenjut-henjut mengeluarkan sebak. Manusia itu bertanya kepada diri sendiri, apakah ALLAh masih mengampunkan dosa-dosanya yang sangat banyak selama ini? Layakkah dirinya diampunkan? Akhirnya putus asa sangat mengikat hati, jalan mudah yang diambilnya adalah dengan, bunuh diri.

ALLAh, sangat Pengasih dan Penyayang. Apakah manusia lupa?

Continue reading “Taubat Itu Masih Belum Terlambat”